REVIEW JURNAL

Oleh : Afdhol Abdul Hanaf

REVIEW JURNAL

Penulis            : Maria Ulpah

Tahun             : April 2007

Judul              : Penggunaan Komputer sebagai Media Pembelajaran di

                          Perguruan Tinggi

Jurnal             : Insania

Vol.                 : Vol 12

Halaman         : 57-65

 

  1. Kajian Teori

Media Pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan dalam proses pembelajaran. Sedangkan pembelajaran merupakan proses komunikasi antara pengajar, peserta didik, dan bahan ajar.[1] Komunikasi ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa sarana penyampaian pesan atau media. Jadi, sebagai alat bantu, media mempunyai fungsi dalam melicinkan jalan menuju tercapainya tujuan pendidikan.

Faharol Razi (1998) menyatakan istilah komputer dalam pengajaran dan pembelajaran diambil dari istilah asalnya yaitu Computer-Based Instruction (CBI) yang artinya pengajaran terancang berasaskan computer. Criswell (1989) juga menyatakan bahwa Pengajaran dan Pembelajaran Berbantukan Komputer (BPBK) merupakan penggunaan komputer dalam menyampaikan bahan pengajaran dan melibatkan pelajar secara aktif. Menurut Gagne dan Briggs dalam Rosenberg (2000), komputer dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena komputer memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh media pembelajaran lain. Keistimewaan tersebut adalah :

  1. Komputer dapat menggalakkan inspirasi dan minat.
  2. Komputer membolehkan pengguna mengulangi apabila perlu untuk memperkuat lagi pembelajaran dan memperbaiki ingatan. Aktiviti pengulangan amat memerlukan kebebasan dan kreativitas daripada pelajar (Clements, 1995).
  3. Media komputer membolehkan pelajar memperoleh maklum balas dan peneguhan terhadap pembelajaran secara serta merta.[2]
  4. Metode

Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, yaitu penulis mengumpulkan sumber data primer dan sumber data sekunder kemudian dianalisis terhadap makna yang terkandung dalam buku yang didapat oleh Maria Ulpah (penulis).

  1. Isi

Komputer sebagai media pembelajaran memiliki beberapa keistimewaan yang tidak dapat dimiliki oleh media yang lain. Dengan media komputer, peserta didik lebih dapat berpartisispasi secara aktif dalam pembelajaran. Hal ini disebabkan karena komputer sangat efektif dalam menumbuhkembangkan minat dan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran. Apabila peserta didik lupa, maka ia dapat mebukanya kembali dengan cara yang mudah, tidak perlu repot-repot untuk pergi mencari buku. Masih banyak keistimewan-keistimewaan yang dimiliki oleh komputer. Keistimewaan-keistimewaan tersebut diperkuat juga oleh beberapa hasil penelitian yang menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran menggunakan media komputer lebih baik dibandingkan dengan pembeajaran yang menggunakan model tradisional. Dari hasil penelitiannya menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan komputer 10 menit dalam sehari menghasilkan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan dengan yang tidak menggunakan komputer. Dalam pembelajaran, media komputer dapat digunakan melalui beberapa model pembelajaran. Model-model ini digunakan agar nantinya peserta didik dapat menguasai materi yang diajarkannya secara lebih baik. Model-model tersebut adalah model simulasi, model latihan dan praktik, model hiperteks dan hypermedia, model latihan, dan yang terakhir adalah model permainan. Model-model ini digunakan harus sesuai dengan materi yang akan diajarkannya. Dengan model-model ini pula, apa yang menjadi tujuan pendidikan akan lebih mudah tercapai.

  1. Kesimpulan

Komputer merupakan alat yang cukup strategis dalam membantu pembelajaran di perguruan tinggi, karena komputer ini memiliki banyak keistimewaan. Penggunaan media komputer dalam proses pembelajaran tidak memiliki maksud untuk menggeser media-media pembelajaran yang sudah ada sebelumnya, akan tetapi media komputer ini digunakan sebagai pelengkap dari media-media yang lain agar nantinya tujuan pendidikan yang sudah ada dapat dicapai dengan lebih mudah. Perlu diketahui juga bahwasanya disamping memiliki banyak keistimewaan, media komputer ini pasti memiliki kelemahan-kelemahan. Kelemahan-kelemahan inilah yang harus diminimalisir agar nantinya media ini berguna bagi peserta didik dan menjadi manusia yang berkualitas.


[1] Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi edukatif:Suatu Pendekatan Teoritis dan Psikologis, (Jakarta:Rineka Cipta, 2005), hal. 211.

[2] Abdul Wahab Ismail Gani dkk, Penggunaan Komputer dalam Pengajaran-Pembelajaran dalam Kalangan Guru Sekolah Menengah:Satu Kajian Kes di Pulau Minang, pdfsb.com, diakses pada hari Kamis, 4 Oktober 2012 pukul 20.50.  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s